Senin, 02 Desember 2024

Program Studi PIAUD Melakukan Sosialisasi Asesmen Pembelajaran, Assessment for Learning, dan Assessment as Learning

Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini mengadakan sosialisasi Asesmen Pembelajaran, Assessment for Learning, dan  Assessment as Learning kepada Dosen Tetap Program Studi (DTPS). Kegiatan ini dilakukan di Meeting Room Fakultas Tarbiyah pada hari Senin, 2 Desember 2024. 


Asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai sumber. Asesmen harus dilakukan secara efektif. 

Kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait Asesmen yang dilakukan. Dimana terdapat dua DTPS yang memiliki latar belakang pendidikan non-PAUD, sehingga perlu adanya sosialisasi tersebut. Selain itu, hasil evaluasi mahasiswa juga dijadikan rujukan untuk merevisi setiap jenis asesmen yang diberikan oleh DTPS jika diperlukan dilakukan perbaikan. 


Ibu Novita Ashari selaku ketua Program Studi PIAUD mengungkapkan bahwa Asesmen dilakukan selama proses pembelaharan berlangsung dan tujuan utamanya adalah memberikan feedback terhadap proses belajar mahasiswa, memamntau kemajuan dan menentukan kemajuan belajarnya. Dosen bisa memberikan kuis setiap hari pada saat memulai dan mengakhiri perkuliahan, lanjutnya.



Rabu, 02 Oktober 2024

Prodi PIAUD IAIN Parepare Turut Serta dalam Stadium General yang Diselenggarakan oleh Asosiasi PPIAUD

Asosiasi PPIAUD menyelenggarakan Stadium General dengan menghadirkan narasumber Early Childhood Educator dari Jerman yang bernama Vicky Nastasha. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2024 yang dilakukan secara virtual. Topik yang diangkat adalah "Implementation of Offene Konzept as a Kindergarten Learning Model in Germany".




Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pemahaman dan mengalaman mahasiswa terkait konsep pembelajaran Lembaga PAUD di Negara Jerman. Novita Ashari, M.Pd., selaku ketua Prodi PIAUD menyatakan bahwa Lembaga PAUD di setiap negara memiliki kekhasannya sendiri. "Lembaga PAUD di Jerman tidak memiliki kurikulum khusus untuk di terapkan di kelas", lanjutnya.



Materi ini sangat menarik karena memberikan perspektif yang berbeda terkait pembelajaran di Lembaga PAUD di Jerman. 

Senin, 02 September 2024

Gugus Mutu Prodi (GMP) dan Ketua Prodi PIAUD Melakukan Pemantauan Pembelajaran

Gugus Mutu Prodi (GMP) dan Ketua Prodi PIAUD melakukan pemantauan pembelajaran secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2024/2025 Senin, 2 September 2024 di Fakultas Tarbiyah T308. 


Kegiatan dilakukan untuk memastikan kesesuaian proses pembelajaran dengan RPS. Instrumen tersebut disusun berdasarkan Instrumen pada Aplikasi SIMONI.


Kegiatan monitoring pelaksanaan pembelajaran berkaitan dengan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pengidentifikasian tindakan untuk memperbaiki kekurangan dalam kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.


Pelaksanaan pemantauan tersebut dilakukan langsung oleh ketua dan sekertaris GMP serta ketua Prodi PIAUD. Ibu Syarifah Halifah selaku ketua GMP mengungkapkan bahwa kegiatan monitoring pelaksanaan pembelajaran lebih menekankan pada isi pembelajaran, proses pembelajaran, proses penilaian pembelajaran ditambah dengan kehadiran dosen.
 


Selasa, 06 Agustus 2024

Cikgu Siti Salina Samaun Menjadi Praktisi Mengajar di Prodi PIAUD

Pada tangga 7 Agustus 2024 Cikgu Siti Salina Samaun melakukan kunjungan balasan ke IAIN Parepare. Dalam kunjungan tersebut, ia berkesempatan menjadi narasumber dalam Praktisi Mengajar pada mata kuliah Pengembangan Bahasa Anak. 


Peserta dalam kegiatan ini adalah mahasiswa semester VI yang dilaksanakan di Fakultas Tarbiyah. Selain membahas mengenai Perkembangan Bahasa Anak di Malaysia, Cikgu Siti Salina Samaun juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar semangat menyelesaikan proses sarjananya.


Kegiatan ini bertujuan untuk implementasi kerjasama internasional. Selain itu, mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dan ilmu yang baru. Ibu Novita Ashari, M.Pd., selaku pengampu mata kuliah Perkembangan Bahasa menyambut hangat kedatangan Cikgu Siti Salina Samaun. Ia mengatakan bahwa kesempatan ini sangat jarang kita jumpai. Pembelajaran Bahasa untuk anak di yang ada di Parepare berbeda dengan yang ada di Malaysia. Anak Usia Dini di Malaysia telah mempelajari dua bahasa sejak dini, Bahasa Jawi dan Bahasa Inggris.